Pintu Penerimaan

Sebuah tempat dimana kita bertemu dengan rindu juga meninggalkan rindu




Belakangan aku sering main ke stasiun. Aku belajar, Berkat tempat ini banyak orang yang menitipkan rindu sebab akan dipisahkan oleh jarak berkilo-kilo meter jauhnya. Lalu menunggu lagi ditempat semula untuk menjemput rindu yang sempat tersampaikan setelah beberapa waktu terpisah jarak.

Gesekan roda dan rel kereta itu menyampaikan pesan mendalam. Mengajarkan tentang bagaimana ara seseorang tidak menyesali mengenai perpisahan, namun memberitahu pada seseorang mengenai penerimaan tentang jarak maupun perpisahan. Karena bila terus menerus menyesali pelajaran yang dapat diambil hanya kebencian, sedang jika belajar menerima pastinya kehidupan akan menjadi damai juga tenang.

Menjadi tempat peraduan banyak insan membuat stasiun serasa area dimana orang menjemput rindu maupun orang melepaskan rindu pada jarak. Sebab kereta merupakan saksi setiap orang mengenai cerita tentang cinta, kebencian juga kedamaian yang akan dibawa pada peraduan berikutnya.

Peraduan Lokomotif 

Akhir akhir ini 
Aku sering bermain ke stasiun
Entah kenapa aku selalu rindu akan desingan roda dan rel 
Yang aku rindukan sewaktu melihat tatapan tajam dari pintu keluar 
Rindu ku berderet deret dalam rangkaian lokomotif itu 

Namun, akhir akhir ini aku juga benci stasiun 
Aku tak rela melepas tatapan tajam yang ku jemput kemarin 
Ia selalu saja memiliki tingkah yang tak rela ku lepaskan lewat deretan lokomotif itu 
Mata tajamnya telah meyakinkanku 
Ia milikku serta aku tak perlu mengungkap lagi bahwa ia adalah rumahku 

Kasih, setiap peraduan kereta yang kau lewati 
Aku selalu di depan pintu keluar 
Dengan penuh harap esok aku ingin mata tajam itu menatapku lagi 
Kasih, rinduku adalah awalan tanpa akhir serta akhiran tanpa awalan 
Aku tak mau kisah ini memiliki batas 
Ku tunggu esok distasiun lagi 

Bila mencoba menggaris bawahi jangan takut dengan sebuah perjalanan ataupun melepas seseorang dalam rangkaian kereta. Karena kereta adalah wadah yang membawa banyak kisah, banyak alur, dan juga banyak sudut pandang pemikiran disana.



Alang-alang 










Comments